Jumat, 17 Agustus 2012

First Love A Little Thing Crazy Called Love (2)

Ini adalah lanjutan dari sinopsis film First Love A Little Thing Crazy Called Love (1) yang sudah saya tulis sebelumnya. Selamat membaca.....

Pada malam harinya, di rumah Nam, ketiga teman Nam sedang asyik membahas buku tentang metode mendapatkan pacar kakak kelas, disisi lain Nam berpura-pura belajar padahal ia mencuri dengar apa yang dikatakan temannya. Saat teman-temannya bertanya apakah Nam tidak ikut mempraktekan metode di buku itu, Nam berbohong ia mengatakan bahwa buku itu tidak masuk akal, padahal ketika temannya pulang Nam langsung mempraktekan metode pertama di buku itu, menuliskan nama orang yang kita sayangi dengan menghubungkan bintang.
            Dikantin sekolah, salah satu teman Nam mengatakan ada yang berubah pada penampilan Nam, Nam pun menunjukkan giginya yang telah dipasang kawat. Ketiga teman Nam melanjutkan mempraktekan metode kedua dari buku yang mereka pinjam. Metode kedua adalah jika kita mampu menghipnotis lelaki yang kita sukai hingga mereka tanpa sadar melakukan apa yang kita katakan dalam hati, berarti mereka adalah belahan jiwa kita. Nam pun melakukan hal itu kepada Shone, ia berkata dalam hati agar Shone berpaling dan ternyata Shone melakukan itu. Melihat apa yang dilakukan Nam, temannya pun bertanya kembali bukankah Nam menganggap buku yang mereka pinjam tidak masuk akal?Nam pun tidak bisa mengelak ia pun akhirnya mengakui bahwa ia juga ingin mencoba metode dalam buku tersebut namun ia takut diejek.
            Setelah pulang sekolah, Nam dan ketiga temannya melakukan metode ketiga, memberikan benda yang disukai lelaki yang kita sukai tanpa ketahuan. Ketika mereka akan meletakkan cokelat di motor Shone, ternyata motornya sudah penuh dengan hadiah dari gadis-gadis lain, ketiga teman Nam akhirnya mengambil semua hadiah itu dan hanya meletakkan cokelat Nam dimotor Shone. Ketika mereka beraksi ternyata mereka ketahuan oleh Shone, mereka pun akhirnya kabur. Beberapa saat kemudian, mereka mengintip bagaimana reaksi Shone mendapatkan hadiah dari Nam, namun ketika Shone mengangkat kotak cokelat yang diberikan Nam ternyata coklatnya mencair. Nam pun tampak kecewa.
            Nam pun akhirnya berpikir lagi apa yang sebaiknya ia berikan pada Shone, ia pun teringat akan kejadian ketika Shone memberikan mangga padanya, ia pun mendapat ide untuk memberikan mangga pada Shone. Namun, teman-temannya mengatakan itu tidak romantis. Pada saat mereka membicarakan hal tersebut, nampak seorang gadis memberikan Shone kue mangga. Melihat hal tersebut Nam semakin kecewa, teman-temannya pun menyarankan agar Nam menyerah.
            Sepulang sekolah, tiba-tiba salah satu teman Nam mendapat ide agar Nam bisa diantar oleh kak Shone, mereka akan berpura-pura kehilangan kunci motor. Namun mereka kali ini kalah lagi oleh aksi gadis “kue mangga’, ia lebih dahulu beraksi dengan berpura-pura terkilir di depan Shone, Shone yang baik hati pun berusaha menolong gadis itu dan mengantarkannya pulang. Nam pun kecewa (lagi!!) apalagi setelah gadis itu menunjukkan senyuman kemenangan kepada Nam dan teman-temannya.
            Dirumah Nam, ketiga teman Nam berkunjung kerumahnya, mereka berniat melakukan metode ketujuh dari buku itu yaitu menjadi cantik agar bis amendapatkan hati laki-laki yang disukai. Ketiga teman Nam pun melakukan perawatan untuk Nam agar Nam tampak lebih menarik dimata Shone. Setelah melakukan perawatan Nam dan ketiga temannya mendatangi toko milik ayah Shone namun Shone ternyata sedang pergi. Tak lama kemudian Shone datang dan menyapa Nam, ia merasa aneh dengan warna kulit Nam yang menjadi kuning ia pun bertanya pada apakah Nam sakit, sambil meletakkan telapak tangannya dikening Nam. Tentu saja Nam gugup dengan apa yang dilakukan Shone kepadanya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar