Hatiku
mungkin telah membatu, tak pernah lagi kumerasakan gejolak didalam hati ini. ‘Kosong’,
hanya kata itu yang bisa menjelaskannya karena kekosongan hanya berarti kosong
tanpa apapun, aku tak punya kata lain yang lebih baik, itu saja!! Aku terlalu
terbiasa dengan kesunyian bahkan terlalu takut akan keramaian, itulah
kekosongan dalam hidupku. Terlalu nyaman dengan kekosongan ini membuatku hampir
lupa dengan kekosongan itu sendiri. Aku hidup dalam diriku sendiri. Orang lain
tetap menjadi orang lain dan aku tetap menjadi aku, dan aku merasa hal itu
benar. Mungkin terlalu apatis untuk mengatakan hal ini tapi inilah aku yang
terlalu sombong untuk tetap menjadi ‘manusia kosong’, atau bahkan terlalu
menyedihkan untuk keluar dari kekosongan. Orang yang bisa masuk dalam ‘dunia
kosongku’ hanyalah manusia yang kosong juga, mampu menjadi kosong ketika aku
telah masuk dalam kekosonganku.