Wednesday, July 10, 2013

Dream High

Dream High, drama yang keluar tahun 2011 ini cukup booming di pasaran Indonesia apalagi dibarengi dengan tren koreanwave di kalangan remaja Indonesia. Namun, kali ini saya bukan bermaksud untuk memberikan sinopsis mengenai drama ini, melainkan ingin mengkaji salah satu adegan di drama ini yang sempat mengusik pikiran saya. Bagi kalangan yang pernah menonton drama seri ini tentu pernah melihat adegan di bawah ini.


Dalam adegan tersebut terlihat Jin Gook (Taecyeon) menawarkan salah satu pasang headset miliknya kepada Go Hye Mi. Pada awalnya tawaran tersebut ditolak dengan ketus oleh Hye Mi. Namun Jin Gook bersikeras agar Hye Mi memakai headset tersebut, ia pun dengan paksa memasangkan headset tersebut ditelinga kiri Hye Mi.


Namun, beberapa saat kemudian Hye Mi dengan kasar melepaskan headset di telinganya, ia marah karena menganggap Jin Gook hanya mempermainkannya. Hye Mi mengatakan tidak mendengarkan apapun dari headset tersebut. Melihat kemarahan Hye Mi, Jin Gook pun mengeluarkan ujung headset-nya yang sebenarnya tidak terpasang ke media apapun.


“Terserah apapun yang orang katakan tentang diri kita, kita bisa berpura-pura tidak mendengarkannya dengan menggunakan ini (headset)” kata Jin Gook. Ternyata Jin Gook melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan, ia bermaksud ingin menguatkan Hye Mi yang sebelumnya sudah dicemooh teman-temannya. Setelah mendengarkan penjelasan Jin Gook, Hye Mi pun tersenyum kemudian memasang headset-nya kembali. Mereka berdua menikmati dunia semu yang sudah mereka ciptakan dalam pikiran masing-masing dan tidak ada yang mampu mengusik mereka karena tak ada suara apapun yang akan menganggu mereka lagi.


Dari adegan di atas saya belajar tentang ‘kerasnya dunia’, kadangkala kita berada pada satu situasi dimana kita ingin lari sekencang-kencangnya. Kita merasa sangat sendirian dan menganggap bahwa tidak ada orang yang bisa mengerti tentang kita. Mungkin salah seorang dari Anda pernah mengalami peristiwa yang sama seperti Hye Mi. Ketika semua orang menganggap Anda orang yang tidak pantas untuk didekati atau menyalahkan Anda, pada saat itu pasti muncul perasaan kesepian yang mendalam. Namun, dari adegan tersebut saya belajar bahwa kita harus melawan perasaan kesepian atau rasa bersalah yang sudah bersarang didalam pikiran kita. Kita diajarkan untuk tetap menegakkan kepala kita dan menatap lurus ke depan, adakalanya kita diharuskan berpura-pura untuk bersikap apatis pada hal-hal yang justru akan menyakiti kita. Oleh karena itu, apapun masalah Anda saat ini, tegakkan kepala Anda dan tataplah lurus ke depan karena di depan Anda-lah masa depan yang cerah akan datang.

Notice Me

I try to find the words when you walk by
Words just can't explain the way I feel inside
Pagi itu, aku bertemu denganmu, kita berdua berjalan dari arah yang berlawanan. Jantungku seakan ingin meloncat keluar dari tubuhku seiring langkahku yang semakin mendekat kearahmu. Keramaian justru membuat wajahmu tampak semakin jelas dimataku. Aku berusaha memompa oksigen ke otakku, berpikir kata apa yang pantas untuk menggambarkan keindahanmu namun tak satu pun kata yang mampu menggambarkan perasaanku saat itu.

My friends keep sayin you're untouchable
And I can't help feeling invisible
Aku hanya bisa memandangmu saat itu, membiarkan mataku menari-nari dalam keindahan ragamu. Aku tak punya rasa percaya diri walau hanya untuk mengatakan ‘hai’ karena teman-temanku berkata bahwa kau terlalu sempurna, sesuatu yang terlalu sulit untuk digapai. Tetapi, apa dayaku, aku tetap saja tidak bisa menyembunyikan perasaan ini.

I'd do anything to catch your eye
So you could see me in a different light
Tell me what's it gonna take cause I wish you would notice me
Perasaan ini tak bisa aku tahan lagi, akan aku lakukan apapun agar suatu saat mata kita bisa bertemu. Aku berharap kau bisa merasakan getaran di dalam dada ini. Aku mungkin sudah gila, tetapi itu benar! Kau sudah membuatku gila! Aku ingin kamu hanya melihatku di dunia ini, jangan pernah palingkan wajahmu dariku. Katakan padaku apa yang harus aku lakukan agar rasa ini tersampaikan?

If you could only give me just one chance
I could be the one and here I am
Satu, aku hanya membutuhkan satu kesempatan dan tidak akan pernah aku sia-siakan. Bagiku kau terlalu berharga untuk dipertaruhkan dalam banyak kesempatan. Berikanlah aku satu kesempatan itu dan akan kerengkuh hatimu dengan ketulusan. Kemudian akan kubuat kau hanya milikku seorang.

What's it gonna take to understand
Wish you would notice me
Notice, notice, notice me...notice, notice, notice me
Kesempatan itu tentu saja tidak mudah aku dapatkan namun akan kudapatkan kesempatan itu. Rasa ini tidak dapat dibendung lagi, oleh karena itu aku berdoa agar aku dapat memilikimu.

You've got a light that never seems to fade
I'm drawn to you and I can't look away
Sejak pertama aku melihatmu di pagi itu, aku menyadari bahwa kau berbeda. Semua orang menggangap kau menarik karena ‘kesempurnaan’ yang kau miliki tetapi bukan hal itu yang aku lihat. Bagiku kau justru ‘tidak sempurna’, itu adalah rahasia terbesar yang tidak disadari semua orang. Oleh karena itu izinkanlah aku mengubah ketidaksempurnaan itu menjadi kesempurnan yang sesungguhnya karena aku sudah tidak bisa berpaling darimu.

We come from different places, girl I know
But two worlds collided could be beautiful
Tetapi kadangkala ‘kesempurnaan semu’ yang kau miliki itu tetap menjadi tekanan bagiku. Seringkali aku merasa sangat sulit untuk menggapaimu, dunia kita terlalu berbeda. Terlalu banyak pintu yang tidak bisa aku buka untuk bersamamu, tetapi penghalang itu justru membuatku semakin ingin menggenggammu. Aku yakin perbedaan ini justru akan memperindah kebersamaan kita nanti.

I'd do anything to catch your eye
So you could see me in a different light
Tell me what's it gonna take cause I wish you would notice me
Segala cara akan aku lakukan untuk mendapatkanmu, akan kubuat matamu hanya terpaku pada mataku. Ketika saat itu tiba, akan kugunakan mantraku untuk menyihirmu sehingga kau akan merasakan debaran jantung ini dan kata-kata yang tak sempat terucap saat pertama kali kita bertemu akan menjadi kata pertama yang mengubah takdir kita berdua. Namun, sampai saat ini aku masih ragu untuk memulai semua ini. Oleh karena itu, katakan padaku apa yang harus aku lakukan agar rasa ini tersampaikan?

If you could only give me just one chance
I could be the one and here I am
What's it gonna take to understand
Aku masih menunggu kesempatan yang tepat dan pada saat itu kita berdua akan menjadi satu. Aku akan menunjukkan bahwa hanya aku yang pantas berada di sisimu, tak akan kubuat kau menjadi ragu. Kau hanya perlu memberiku satu kesempatan, cukup satu kesempatan.

I wonder if you know how amazing you are
You leave me breathless
You didn't even try but you've stolen my and I don't want it back
I don't want it back
Aku bertanya-tanya apakah kau menyadari betapa ‘indahnya’ dirimu. Engkau adalah salah satu karya terindah yang diciptakan Tuhan. Semua yang ada pada dirimu telah mampu membuat jantung ini berirama tak menentu hingga aliran darah ini seperti menyenandungkan namamu. Kau tidak pernah menyadari bahwa pesonamu telah membuatku seperti ini, entah apalagi yang akan terjadi jika engkau telah menjadi milikku. Aku benar-benar telah jatuh dalam pesonamu.

I'd do anything to catch your eye
So you could see me in a different light
Tell me what's it gonna take cause I wish you would notice me
If you could only give me just one chance
Kini, tidak ada lagi keraguan yang mampu menghentikanku, akan aku tunjukkan bahwa kita memang ditakdirkan untuk bersama. Kau hanya perlu memberikan satu kesempatan padaku.

Friday, July 5, 2013

Cinta dan Eros

PUISI UNTUK CINTA
Tak sadarkah kau wahai Cinta? Jantung ini akan selalu berdetak untuk mendengar semua puisi yang kau perdengarkan kepadaku. Aku akan menjadi puisi yang selalu kau cintai dan selalu setia menunggu hingga kau bersandar di pundakku. Mengapa kebersamaan justru menjadi penghalang antara kita? Kita terlalu canggung untuk saling menatap dengan ‘rasa’. Meski lisanku terkunci, mata ini tak mampu berbohong lagi wahai Cinta, kaulah duniaku. Mengapa kata-kata kadangkala lebih berat diucapkan? Tetaplah di sisiku wahai Cinta, jangan pernah kau berpikir untuk pergi. Percayalah, hanya pundakku yang pantas untuk kerapuhanmu. Aku takkan pernah jemu menatapmu dengan ‘rasa’, setidaknya hanya itu yang dapat aku lakukan. Kau seperti barang antik yang selalu terlindungi kaca, hanya dapat menatapmu dengan jelas namun takkan pernah bisa menyentuhmu. Tak perlu ragu Cinta, aku akan tetap setia.


-          EROS -


PUISI UNTUK EROS
Namamu Eros, kaulah yang ‘terindah’ diantara dewa yang abadi. Puisi terindah takkan mampu menggambarkan keindahanmu. Tahukah kau? Eros selalu dilambangkan dengan sayap emas dalam kisah mitologi Yunani dan seperti itulah kamu wahai Eros. Kau akan selalu menjadi cahaya. Tapi cahayamu terlalu menyilaukan sehingga aku terlalu takut menatapmu dengan ‘rasa’. Panah cintamu adalah pelengkap keperkasaanmu. Tapi, apakah kesetiaanmu akan sama seperti kesetiaan Eros pada Psyche? Aku bukanlah Psyche yang berani memperjuangkan cintanya karena rasa takut selalu dapat mengalahkanku. Benteng diantara kita bukanlah Dewi Aphrodite, tapi diriku sendiri. Aku takut, ‘rasa’ membuatku mejadi buta dan melupakan segalanya. Mengapa aku selalu ragu? Padahal aku tahu bagaimana cara kau menatapku. Sampai kapan kau akan menungguku wahai Eros?

-           
-          CINTA  -

Kedewasaan yang Kekanak-kanakan

            Namanya Elin, nama yang singkat. Aku mengenalnya belum cukup lama, baru satu bulan. Dia tinggal tepat didepan kosanku, proses beramah tamah menyebabkan kami menjadi saling kenal. Wajahnya bulat dengan warna pipi bak salju, pipi chuby-nya akan merona merah ketika terkena terik matahari. Jadi, aku menyimpulkan bahwa dia bukanlah tipe orang yang sering berlomba dengan matahari, namun tak dapat dipungkiri ternyata dia anggota cheers di sekolahnya. Matanya tidak terlalu besar namun satu hal yang aku sadari dari dia, hingga berumur sekarang ia belum kehilangan mata kanak-kanaknya. Mata yang begitu bersinar, mata kanak-kanak yang sangat langka. Hal yang selalu membuat kami, ‘orang yang mengenalnya’ sedikit geram adalah ia tidak pernah bisa berjalan di pinggir trotoar, dengan keberaniannya ia akan mengambil langkah jauh hingga hampir ke tengah jalan. Bukan itu saja, dia akan berjalan tanpa rasa takut seperti pemimpin gerombolan anak kecil, dengan membusungkan dada dan mengepalkan tangannya ia akan terus bercanda sepanjang perjalanan. Aku hanya mampu tersenyum melihat tingkah lakunya itu. Pada awalnya aku berpikir ia tak selayaknya bersikap seperti itu dengan umur yang dia punya sekarang, namun di satu sisi aku justru iri padanya. Umur yang terus bertambah seringkali membuat kita berusaha menampakkan diri sebagai orang yang pantas dianggap dewasa, namun Elin berbeda. Ia tidak pernah ambil pusing mengenai anggapan orang, ia itu ‘alami’. Umur membuat setiap tingkah laku kita semakin terbatas, karena terlalu banyak pemikiran-pemikiran negatif yang memperbanyak ruang-ruang hitam di otak dan hati manusia. Melihatnya membuatku ingin terus mengingkari apa yang ada di hatiku. Dunia ‘orang dewasa’ benar-benar seperti ironi dengan nada adagio, terlalu menyedihkan.

           Aku selalu ingat dengan caranya tertawa, tawa kanak-kanak yang begitu polos. Kadangkala aku berpikir bahwa sikapnya itu terlalu kekanak-kanakan. Tapi, Tuhan yang baik hati seperti mengetuk hatiku setiap kali melihatnya. Kepolosan anak kecil  justru tampak sebagai kedewasaan sejati, tak ada yang bisa menyangkal bahwa ketulusan dan kehangatan anak-anak tampak lebih indah dibandingkan senyum kepalsuan orang dewasa. Oleh karena itu, tentunya tak jarang kita menemukan orang yang sudah dewasa secara fisik tapi memiliki mental yang justru kekanak-kanakan. Pada akhirnya topeng kedewasaan justru melunturkan kedewasaan itu sendiri.

Catatan di Awal 2021

Dua ribu dua puluh satu, bilangan yang semula puluhan telah dianugerahi penambahan angka satuan. Walaupun sudah lewat dua bulan, semoga tuli...