“Jadilah
diri sendiri jangan pernah menjadi orang lain”, kata-kata ini adalah semboyan
wajib untuk mencerminkan seberapa besar kepercayaan diri seseorang. Kadangkala,
semboyan hanyalah menjadi rangkaian kata belaka, seperti semboyan yang saya
sebutkan sebelumnya. Kita seringkali sangat susah untuk menghargai diri kita
sendiri. Jika kita melihat seseorang yang lebih cantik/tampan, lebih pintar
atau lebih kaya, kita akan melupakan jati diri kita dan berharap menjadi orang
itu, situasi ini sudah biasa terjadi dalam kehidupan.
Kita
terbiasa berpura-pura menjadi orang lain dan berusaha terlihat seperti apa yang
orang inginkan. Tak sedikit manusia yang terkekang dengan apa yang dinamakan
‘penilaian orang’. Kita kadangkala terlalu takut mengecewakan orang disekitar
kita atau bahkan terlalu takut jika tidak disenangi orang atau tidak diterima
di komunitas, pada intinya manusia selalu ingin diakui keberadaannya oleh
manusia lain.
Sebenarnya,
seberapa pentingkah menjadi diri sendiri? Salah satu contoh kasus yang akan saya
bahas, misalkan di sekolah Anda terdapat geng pecinta musik hip hop, geng ini
sangat terkenal karena terdiri dari murid-murid yang keren dan gaul,
dikarenakan Anda ingin diakui maka Anda berusaha terlihat seperti penggemar
musik hiphop juga padahal, sejatinya Anda adalah penggemar musik dangdut.
Mungkin pada akhirnya Anda akan diterima di komunitas tersebut tapi sampai
kapan Anda bisa bertahan membohongi diri Anda sendiri? Anda sama saja menyiksa
telinga Anda, menyiksa diri Anda, apakah Anda akan bertahan sementara antara
musik dangdut dan hiphop terlihat jelas perbedaannya.
Kelebihan
orang lain adalah alat pacu kita untuk menjadi lebih baik. Tentu saja hal itu
benar, namun lain halnya jika itu justru membuat kita menjadi tidak baik.
Contohnya saja, kita sering menilai orang dari penampilan luarnya saja, hal ini
tidak dapat dipungkiri lagi. Oleh karena itu, jika kita bertemu orang yang
lebih cantik/ tampan kita seringkali berharap menjadi seperti mereka. Keinginan
ini terkadang membuat kita gelap mata, beberapa orang melaksanakan operasi
plastik untuk mempercantik dirinya. Padahal kecantikan dan ketampanan bukanlah
hal mutlak yang menjadikan Anda disenangi orang lain. Tak sedikit orang yang memiliki
wajah yang biasa saja justru memiliki lebih banyak teman, teman-teman mereka
tentu saja telah menemukan ‘kecantikan lain’ dalam orang itu atau lebih sering
kita sebut ‘inner beauty’. Oleh
karena itu tak jarang Anda mendengarkan kata-kata,” Cowoknya ganteng, tapi kog ceweknya biasa saja ya? Hal ini memperlihatkan bahwa ‘inner beauty’ lebih ampuh dibandingkan
keindahan fisik.
Setiap
manusia itu unik dan telah diberikan kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
Semua itu telah dibuat Tuhan dengan ‘pas’, sudah sesuai dengan takaran yang
seharusnya. Tuhan memberikan semua itu agar kita bisa selalu mengingat akan
kuasa-Nya. Kita tidak bisa menjadi orang lain, hal itu adalah hal mutlak yang
tidak bisa diubah oleh manusia. Rasa ‘syukur’ memang sangatlah mahal, kita
selalu lupa untuk bersyukur dengan kelebihan yang kita punya. Bersyukur adalah
langkah pertama yang harus ditempuh setiap orang, jika kita telah bersyukur
maka rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya. Bersyukur adalah tonggak
yang harus ditancapkan untuk membangun kepercayaan diri manusia.
No comments:
Post a Comment