Friday, January 11, 2013

'Diri Sendiri'


            “Jadilah diri sendiri jangan pernah menjadi orang lain”, kata-kata ini adalah semboyan wajib untuk mencerminkan seberapa besar kepercayaan diri seseorang. Kadangkala, semboyan hanyalah menjadi rangkaian kata belaka, seperti semboyan yang saya sebutkan sebelumnya. Kita seringkali sangat susah untuk menghargai diri kita sendiri. Jika kita melihat seseorang yang lebih cantik/tampan, lebih pintar atau lebih kaya, kita akan melupakan jati diri kita dan berharap menjadi orang itu, situasi ini sudah biasa terjadi dalam kehidupan. 

            Kita terbiasa berpura-pura menjadi orang lain dan berusaha terlihat seperti apa yang orang inginkan. Tak sedikit manusia yang terkekang dengan apa yang dinamakan ‘penilaian orang’. Kita kadangkala terlalu takut mengecewakan orang disekitar kita atau bahkan terlalu takut jika tidak disenangi orang atau tidak diterima di komunitas, pada intinya manusia selalu ingin diakui keberadaannya oleh manusia lain.
            Sebenarnya, seberapa pentingkah menjadi diri sendiri? Salah satu contoh kasus yang akan saya bahas, misalkan di sekolah Anda terdapat geng pecinta musik hip hop, geng ini sangat terkenal karena terdiri dari murid-murid yang keren dan gaul, dikarenakan Anda ingin diakui maka Anda berusaha terlihat seperti penggemar musik hiphop juga padahal, sejatinya Anda adalah penggemar musik dangdut. Mungkin pada akhirnya Anda akan diterima di komunitas tersebut tapi sampai kapan Anda bisa bertahan membohongi diri Anda sendiri? Anda sama saja menyiksa telinga Anda, menyiksa diri Anda, apakah Anda akan bertahan sementara antara musik dangdut dan hiphop terlihat jelas perbedaannya.
            Kelebihan orang lain adalah alat pacu kita untuk menjadi lebih baik. Tentu saja hal itu benar, namun lain halnya jika itu justru membuat kita menjadi tidak baik. Contohnya saja, kita sering menilai orang dari penampilan luarnya saja, hal ini tidak dapat dipungkiri lagi. Oleh karena itu, jika kita bertemu orang yang lebih cantik/ tampan kita seringkali berharap menjadi seperti mereka. Keinginan ini terkadang membuat kita gelap mata, beberapa orang melaksanakan operasi plastik untuk mempercantik dirinya. Padahal kecantikan dan ketampanan bukanlah hal mutlak yang menjadikan Anda disenangi orang lain. Tak sedikit orang yang memiliki wajah yang biasa saja justru memiliki lebih banyak teman, teman-teman mereka tentu saja telah menemukan ‘kecantikan lain’ dalam orang itu atau lebih sering kita sebut ‘inner beauty’. Oleh karena itu tak jarang Anda mendengarkan kata-kata,” Cowoknya ganteng, tapi kog ceweknya biasa saja ya? Hal ini memperlihatkan bahwa ‘inner beauty’ lebih ampuh dibandingkan keindahan fisik.
            Setiap manusia itu unik dan telah diberikan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Semua itu telah dibuat Tuhan dengan ‘pas’, sudah sesuai dengan takaran yang seharusnya. Tuhan memberikan semua itu agar kita bisa selalu mengingat akan kuasa-Nya. Kita tidak bisa menjadi orang lain, hal itu adalah hal mutlak yang tidak bisa diubah oleh manusia. Rasa ‘syukur’ memang sangatlah mahal, kita selalu lupa untuk bersyukur dengan kelebihan yang kita punya. Bersyukur adalah langkah pertama yang harus ditempuh setiap orang, jika kita telah bersyukur maka rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya. Bersyukur adalah tonggak yang harus ditancapkan untuk membangun kepercayaan diri manusia.      

No comments:

Post a Comment

Catatan di Awal 2021

Dua ribu dua puluh satu, bilangan yang semula puluhan telah dianugerahi penambahan angka satuan. Walaupun sudah lewat dua bulan, semoga tuli...