Saturday, September 7, 2013

Setitik Asa

Sang waktu akan terus bersenandung
Bergesek dalam setiap langkahku bercerita
Asa yang sempat tertinggal, bagai debu yang beterbangan
Inginku berteriak lantang...
Menstimulus setiap kepala-kepala yang ada
Aku pemuda berselempang asa
Yang tak gentar membawa gada
Lalu apa yang harus kupertanyakan
Semua hanya retorika semata.
Terserah ! dunia boleh tertawa.
Tapi, aku akan tetap membara.

No comments:

Post a Comment

Catatan di Awal 2021

Dua ribu dua puluh satu, bilangan yang semula puluhan telah dianugerahi penambahan angka satuan. Walaupun sudah lewat dua bulan, semoga tuli...