Saturday, September 15, 2012

Dunia Kosong


Hatiku mungkin telah membatu, tak pernah lagi kumerasakan gejolak didalam hati ini. ‘Kosong’, hanya kata itu yang bisa menjelaskannya karena kekosongan hanya berarti kosong tanpa apapun, aku tak punya kata lain yang lebih baik, itu saja!! Aku terlalu terbiasa dengan kesunyian bahkan terlalu takut akan keramaian, itulah kekosongan dalam hidupku. Terlalu nyaman dengan kekosongan ini membuatku hampir lupa dengan kekosongan itu sendiri. Aku hidup dalam diriku sendiri. Orang lain tetap menjadi orang lain dan aku tetap menjadi aku, dan aku merasa hal itu benar. Mungkin terlalu apatis untuk mengatakan hal ini tapi inilah aku yang terlalu sombong untuk tetap menjadi ‘manusia kosong’, atau bahkan terlalu menyedihkan untuk keluar dari kekosongan. Orang yang bisa masuk dalam ‘dunia kosongku’ hanyalah manusia yang kosong juga, mampu menjadi kosong ketika aku telah masuk dalam kekosonganku.


No comments:

Post a Comment

Catatan di Awal 2021

Dua ribu dua puluh satu, bilangan yang semula puluhan telah dianugerahi penambahan angka satuan. Walaupun sudah lewat dua bulan, semoga tuli...